Sabtu, 19 Maret 2011

PenSi Dadakan...!!!

Hari Jum'at (18/03) kemaren di sekolah kita tercinta ada pembagian hasil UTS juga diadakan pensi alias pentas seni. Kita sebagai kelas teladan (hasil voting tempo lalu mengatakan begitu, hehehe) mempersembahkan sebuah drama berjudul "SINGOSERU". Katanya wali kelas kita, Bu Siroh alias Bu Sity Rochmah drama kita sudah bagus. Wii wow. Iya gitu?!
Bagian kalau drama kita sudah bagus sih kita syukur alhamdulillah, pasalnya kita itu baru latihan hari Kamis, SEHARI SEBELUM HARI H...!!! Jadi sebenarnya kita tuh latihan dadakan, sekarang latihan, besok tampil, hehehe...
Pada pingin tau gak gimana ceritanya tuh?! Ok, listening carefully, eh, reading carefully ya!

Ada sebuah kerajaan bernama kerajaan Singoseru. Nah, di kerajaan itu ada seorang pemuda bernama Ken IRUNG (berhubung pemerannya berhidung ke depan) Wijaya yang berambisi menjadi raja kerajaan Singoseru. Tetapi hal itu ditentang habis-habisan sama adik tirinya yaitu Raden Ajeng Dyah Kertonegoro Wijayanti (sama kayak kakak tirinya : berhidung ke depan, ups), ia tidak percaya kalau kakaknya yang hanya rakyat biasa dapat menjadi seorang raja.
Di istana, raja dan ratu saling berdebat mengenai pajak yang diharuskan raja kepada rakyat. Karena Raja Arya mengharuskan pajak yang sangat besar sehingga rakyat menjadi susah. Maka, setelah perdebatan itu terjadilah demo di luar istana, rakyat ingin Raja Arya turun dari tahta kerajaan. Raja kewalahan mendapat amukan rakyat. Tetapi seperti seluruh dunia benci raja Arya, setelah demo itupun terjadi perang dari kerajaan lain. Di perang tersebut Raja Arya terbunuh... semua berduka (juga senang soalnya raja yang nyebelin itu 'death' juga, ckckck) Maka dicarilah raja baru untuk menggatikan Raja Arya dengan cara sayembara. Tentu saja Ken Irung tertarik. Maka ia mengikuti sayembara itu. Dan pastinya KenIrung menang dan menjadi raja baru Kerajaan Singoseru. (ya iyalah... 'harus happy ending' dong). Oh ya, drama kita juga dibubuhi dengan lawakan yang (semoga aja) bikin ketawa.
Dengan berhasilnya drama dadakan itu. Kita berterimakasih sama Tuhan YME. Juga berterimakasih sama Sania yang udah sampe batuk-batuk gara-gara susah banget ngatur kita. Juga sama Panca yang udah ngasih lawakan di naskah bikinan Alifia(aku) yang membosankan. Juga berterimakasih sama teman-teman mulai dari yang ikutan drama sampai yang sudah ngasih support di belakang panggung. Juga berterimakasih sama penonton yang sudah mau menonton drama amatiran kita. Juga berterimakasih sama... sama... emm... sama semua aja deh... hehehehe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar